Ingatan (bagian 3)

“Galang” kuulangi namanya perlahan. Sekiranya bunyi, gerak mulut dan rasa nama bisa memicu bilik-bilik ingatan untuk membuka pintu. Sayangnya nama ini tidak.

Pemuda itu melepas jaket dan tasnya lalu disampirkan di kursi yang ada. Gerak-geriknya begitu tertib dan teratur.

Ia mengenakan kemeja lengan pendek putih bercorak kotak-kotak biru halus dan pantalon … Lanjutkan membaca…

Mulai!

oleh Sharfina Anisa @sharfinanisa

Aku berdiri diam. Menunduk. Aku tidak percaya hari ini tiba. Semuanya begitu cepat. Menjadi terasa sepi.

“Hei, sedang apa kau?”

Aku hanya terdiam ketika dipanggil. Apa lagi yang bisa kuperbuat? Dari awal, memang salahku. Aku harus menanggung semuanya.

Ketika dia memanggil lagi, aku masuk … Lanjutkan membaca…

Pulang

by Mandewi @mandewi

Di tangan saya sedang ada sebuah novel berjudul Bukan Pasarmalam karya Pramoedya Ananta Toer. Novel ini bercerita tentang seorang anak laki-laki yang lama merantau lalu diminta pulang karena sang ayah sedang sakit keras. Mungkin sebentar lagi mati.

Saya membacanya pelan-pelan. Seperti ingin menresapi setiap kalimat … Lanjutkan membaca…