Menghitung Bintang
Posted by: Cubiculum Notatum | on November 23, 2010
by Diana Siti Khadijah @andiana
Apa yang aku kerjakan bila rasa malas mulai menyerangku? Menghitung domba? Mengigit kuku? Melamun ingin jadi jutawan? Merebahkan diri di bale-bale?
Memikirkanmu. Yaaaa, semacam ingin mendapatkan pil penambah gairah agar rasa malas itu dapat kulawan dan kukuburkan bersama setan-setan penggoda iman. Kamu, yang tak pernah ada untukku dan bahkan tidak mengetahui bahwa aku sangat merindukanmu, adalah obat penenang dalam keresahan dan penumbuh semangat di kala hidup serasa tanpa harapan.
Oh, aku tak akan rugi apapun seandainya kau tak membalas segala rasa yang menghimpit di dadaku ini. Cukup aku saja yang menikmati semuanya sendiri. Bukankah mencintaimu dalam diam itu lebih dari sekadar menyimpan permata paling berharga seumur hidup?
Maka ketika rasa malas menyerangku, aku tinggal memanggilmu dalam hatiku. Berdoa, merapalkan mantra, bergumam lirih, dan terkadang berteriak… Meski yang mendengar hanyalah tumbuhan yang ada di pekarangan rumah, itu sudah cukup.
Rasanya sekarang aku cukup malas untuk memikirkanmu. Ehm, bolehkah aku mampir ke hatimu untuk mengambil ramuan semangat itu lagi?
-depok/2010-
Posted in 02 NovemberMenulis, C Seven Sins, Cerita-cerita | No Comments »
Tags: Andiana












D5 Creation