Rasakan Bedanya, Sayang
by Rani Amalia Busyra @kekasihpuisi
Ke mana mereka? Mengapa lama sekali belum kembali? Apa enaknya bernyanyi-nyanyi sendirian di room karaoke ini?
Ini sudah kesekian kalinya kekasihku membawa sahabatnya ke acara kencan kami. Cukup sudah aku bersabar karena akhirnya kami malah jalan bertiga. Tapi kali ini sudah tidak dapat kutolerir lagi. Sudah setengah jam lebih, dan mereka belum kembali. Berkali-kali kutelepon tidak diangkat. Ya sudah, apa salahnya keluar beberapa menit untuk mencari.
Kucari mereka ke toilet. Ah, bagaimana caranya ya? Tidak mungkin aku masuk ke toilet laki-laki.
Ketika kebingungan di depan toilet, seorang petugas cleaning service keluar dari sana.
“Ada yang bisa saya bantu, Dek?” tanya petugas cleaning service dengan logat Tegalnya yang kental.
“Saya mencari pacar saya, Mas. Mungkin dia ada di dalam.”
“Wah, nggak ada siapa-siapa di dalam, Dek. Saya dari tadi bersih-bersih di dalam.”
“Oh, begitu. Terima kasih ya mas.”
Kemana lagi harus kucari?
Ketika kupastikan ke dalam room karaoke, mereka belum juga kembali. Ohya, aku teringat loteng Karaoke Place ini. Biasanya kami duduk-duduk di sana, mengobrol dan menatap langit, ketika menunggu giliran jika semua room masih dipakai.
***
Di loteng itu mereka berciuman, berpelukan mesra satu sama lain.
Kekasihku dan sahabatnya, lelaki itu.
Sesaat tubuhku limbung.
Akhirnya mereka sadar ada seseorang selain mereka. Aku.
Mereka mematung.
Kakiku yang gemetar melangkah mendekat.
Kutatap matanya yang ketakutan.
Kusentuh bibirnya dengan jemari kemudian kukecup dalam.
“Bagaimana Sayang? Rasakan bedanya, dan mana yang lebih kamu suka?”
Dia menangis sambil memeluk “Maaf…”
Indralaya, 7 Januari 2011
05:30 WIB












D5 Creation
Cinta itu buta… Yah… Mau gimana lagi =v=; tapi ini happy ending dengan.. Threesome? *disambit*
menyuruh lelaki itu berfikir :)
mengaapa si gadis malah menciumnya.. dimaafkan kah?