Mitoni

by Te @embunbeningpagi

Tujuh kain terhampar di tempat tidurnya.

Sidomukti

Sidoluhur

Truntum

Parangkusumo

Semen Rama

Udan Riris

Cakar Ayam

Tujuh motif dengan makna yang berbeda. Persiapan untuk kelak upacara tujuh bulan kehamilan.

Novi membayangkan siraman, sungkem, suaminya melepaskan telor dalam kainnya. Kelapa gading muda bergambar Kamajaya dan Dewi Ratih.

Kain pertama dikenakan.

Tidak pantas…” Para undangan pasti berteriak sama.

Kain kedua.

Tidak pantas…”

Hingga nanti saat kain ke tujuh di kenakan.

Pantas…” semua setuju.

Indahnya.

Novi masih berdiri di depan cermin besar.

Mematut. Tersenyum. Bahagia.

Sayang, masih disitu?” Anto memanggil istrinya.

Gantilah baju, kita makan ya Sayang”

Tujuh bulan itu tak pernah ada.

Mereka sudah kehilangan 4 bulan lalu.