Duda dan Jacka

By Teguh Santoso @mastegue

“Mas, kau tidak menyesal dengan semua ini?”

“Kenapa?”

“Melepas istrimu untuk lelaki lain.”

“Aku hanya menyesal pernah menyakitinya. Itu saja.”

“Jadi?”

“Tapi aku bersyukur ada si kecil yang ditinggalkan bersamaku kini.”

“Mas Ryan, kau lelaki paling aneh yang pernah kukenal.”

“Aneh apanya, Jack? Kau sendiri, lelaki muda yang seharusnya bersenang-senang di luar sana. Apa kau tidak lebih aneh tidur seranjang dengan duda 35 tahun beranak satu?”

“Tidak, karena aku menikmatinya.”

Keduanya saling pandang. Tak mampu keluar dari jalan yang terlanjur mereka lewati. Dan kemudian gelap menggerayangi keduanya di dalam kamar. Berdua, sementara si kecil terlelap di kamar satunya di rumah itu. Dengan aura kegelapan yang berbeda. Dan kehangatan yang berbeda pula.