Istri yang Baik

Oleh Carolina Ratri @RedCarra

“Sayang, ambilkan aku koran!”

Lima detik berikutnya, koran sudah kubaca untuk membuka hari.

“Sayang, kopiku mana?”

Enam detik berikutnya, secangkir kopi hitam panas ikut menemaniku di teras belakang.

“Sayang, kebun belakang kotor sekali! Hari ini kamu bersihkan ya.”

Istriku mengangguk.

“Sayang, hari ini aku … Lanjutkan membaca…

Belenggu

“Ibu, mengapa kau buka?”

“Ibu tak tega melihatmu menderita. Pergilah sejauh-jauhnya.”

“Ibu nggak takut aku mengamuk?” tanyaku ragu.

“Ibu percaya padamu.” Sesaat Ibu menghentikan usahanya membuka rantai besi di pergelangan kakiku. Aku ketakutan, jangan sampai Ibu tidak jadi membukanya. Maka kuberikan senyumanku … Lanjutkan membaca…

Bu, Jangan Sakit Lagi

Oleh: Rizki Amalia S @rizki_amalias

Hidungku memanas setiap kali mengingat sosoknya. Masih teringat jelas sabetan pelepah pisang di pahaku atau raupan sambal di mukaku menjadi  tradisinya tiap kali kulewatkan mandi sore demi bermain layang-layang. Aku sangat membencinya kala itu.

“Nak, belikan Ibu OBH”, pintanya sambil menyorongkan selembar lima ribuan.

Sudah … Lanjutkan membaca…

Purnama ke- 1000

Oleh Aline @a_lign

 

Seorang Ibu tak boleh meninggalkan anaknya, kan Bu?

Bungsuku berbisik. Tetua tengah bertutur tentang kisah Bidadari yang kembali ke langit.

Aku menghela napas.

Nak, kalau kau tak segera kembali kemarau akan melanda seluruh desa.

Ibuku, Sang Dewi Bumi memanggil.

Mungkin salahku mencintai pemuda desa yang berumur … Lanjutkan membaca…

Curiga

Aku menatapnya tajam. Bagaimana sikapnya masih tak berubah meski ber tahun lalu lelaki yang membuatnya cemburu karena mencintaiku, meninggal. Padahal dendamku padanya karena dia membiarkan penindihku lepas begitu saja, telah kuanulir sebab kularungkan racun trauma itu lewat tulisan-tulisan. Apalagi yang masih mendekam dalam pikirannya?

“Jangan sampai kamu kerja terlalu keras … Lanjutkan membaca…