Pedang Sayang

oleh Ninda Syahfi | @nindasyahfi

Leherku tegang. Mataku mulai lelah. Aku tidak sadar sudah berapa lama napasku tertahan. Jantungku berdegup kencang. Bahaya! Ia menatapku. Pedang itu! Pedang yang jadi senjata kebanggaannya kembali ia acungkan dengan garang.

Aku sadar, gerakan sekecil apapun yang aku buat akan mengacaukan misiku. Aku harus bertahan. Ya, … Lanjutkan membaca…

Perempuan yang Tak Berani Membuka Mulutnya

oleh Ajen Angelina | @AjenAngelina

Begitu membuka mulutnya pagi itu, Lastri ketakutan. Dia berjalan gementar menuju dapur. Mulutnya terus terkatub. Dia tak berani membuka mulutnya.

“Makan pagiku sudah siap?” Suaminya Joko muncul.

Dia mengangguk.

“Baju kerjaku sudah disetrika? Sepatuku sudah disemir?”

Dia mengangguk.

“Ambilkan koranku!”

Lastri melangkah ke ruang tamu, lalu … Lanjutkan membaca…

Pedang

oleh Ririn Hutagalung | @ririntagalu

Kenji marah besar.

“Dasar anak haram!” teriak orang-orang.

“Aku bukan anak haram!” teriaknya kencang.

“Kalau bukan, dimana ayahmu?!”

Kenji masuk ke dalam rumah, mengambil pedang dari balik lemari ibunya. Ia ingin menghabisi mereka.

“Pedang? Hahaha. Lihatlah, badanmu terlalu kecil dibanding pedang itu sendiri.”

“Diam! Atau kuhabisi … Lanjutkan membaca…