Berburu

oleh Mandewi | @Mandewi

“Artemis lindungi aku. Lindungi aku. Lindungi aku.”
“Berhenti menggumamkan omong kosong.”
“Lihat saja nanti sampai kau bertemu para pemburu.” Aku mencibir. “Lagipula mengapa harus sekarang? Hutan setelah hujan tidak pernah aman. Para pemburu itu akan datang dalam jumlah yang lebih banyak. Mereka … Lanjutkan membaca…

Panah Salah

oleh Ninda Syahfi | @nindasyahfi

“Sudah, Nang, biar Ibu saja.”

“Tidak apa, sedikit lagi rampung. Ibu tidur sana, sudah tengah malam.”

“Andai saja bapakmu ada, kamu tidak perlu repot-repot membantu Ibu bekerja.”

Lanang tidak menjawab lagi. Tangan kekarnya cekatan merapikan batang-batang panah yang sedari senja ujung-ujungnya ia asah hingga sangat runcing. … Lanjutkan membaca…