Akulah yang Terbaik

Edwin merasa biasa saja bisa masuk sekolah unggulan khusus untuk siswa. Tidak seperti umumnya sekolah lain, di sini dia berpikir tak ada saingan .

Terbiasa di rumah menjadi satu-satunya anak laki di antara lima saudarinya, maka menyadari tak ada perempuan di sekolah ini kecuali pegawai perpustakaan dan dokter di ruang kesehatan, membuatnya ingin menunjukkan bahwa dia tak tersaingi.

Di sekolahnya dulu, Edwin selalu menjadi yang pertama. Juara pertama setiap kali sekolahnya ikut perlombaan debat bahasa Inggris atau musik, dan memacari Bella, the most wanted girl di sana.

Edwin berniat menaklukkan Miss Laura, dokter yang seksi itu. “Elu harus bisa ngalahin Martin, guru matematika kelas sebelas,” celetuk Ray.

Bah, saingan sama sepupu sendiri!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>