Pulang

by Mandewi @mandewi

Di tangan saya sedang ada sebuah novel berjudul Bukan Pasarmalam karya Pramoedya Ananta Toer. Novel ini bercerita tentang seorang anak laki-laki yang lama merantau lalu diminta pulang karena sang ayah sedang sakit keras. Mungkin sebentar lagi mati.

Saya membacanya pelan-pelan. Seperti ingin menresapi setiap kalimat yang digunakan. Lalu mencari-cari dalam kelapa saya hal-hal yang mengingatkan saya akan ayah saya. Otomatis, di hadapan saya tergambar lagi, untuk kesekian kali, bagaimana saya duduk di samping ranjang rumah sakit menunggui napas demi napas yang ayah hirup dengan susah payah.

Hanya satu kata yang saya dengar selain tarikan atau embusan napasnya. Dan itu membuat saya kerap menitikkan airmata. Bahkan setelah sembilan tahun berlalu.

“Pulang.” Katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>