Tapi, Bu, Apa Salahku?

Oleh Carolina Ratri @RedCarra

“Keluar sekarang juga!”

Tapi, Bu, apa salahku?

Rasa-rasanya aku tak melakukan apa pun yang salah akhir-akhir ini. Aku sudah menjadi anak yang manis. Anak yang menurut. Seperti maumu. Iya kan, Bu?

“Keluar sekarang juga!”

Tapi, Bu, apa salahku?

Aku hanya ingin berada di dekat Ibu. Seperti yang lain, yang merasakan hangat pelukan dan belaian ibu mereka masing-masing. Tak bolehkah?

“Keluar sekarang juga!”

Tapi, Bu, apa salahku?

Aku tahu Ibu sebenarnya menyayangiku. Seperti jutaan ibu yang lain. Kenapa, Bu, kenapa Ibu ingin aku keluar? Oh tidak! Panas, Bu! Panas! Jangan, Bu! Aku tidak mau keluar! Jangan paksa aku keluar! Jangan!!!

***

“Maaf, Bu, janin Anda tidak dapat kami pertahankan. Pendarahannya terlalu hebat.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>