Hadiah

oleh Ajen Angelina | @ajenangelina

Di hari ulang tahun pernikahan mereka yang kesepuluh, Joko menghadiahkan sebuah notes dan pena pada Lastri.

“Kau serius memberiku dua benda ini? Untuk apa?” Lastri memandang Joko tidak percaya.

“Aku muak mendengar omelanmu. Tulis semuanya di situ!”

“Menulis omelan? Buat apa?”

Joko memandang istrinya kesal. “Tulisanmu … Lanjutkan membaca…

Perempuan yang Tak Berani Membuka Mulutnya

oleh Ajen Angelina | @AjenAngelina

Begitu membuka mulutnya pagi itu, Lastri ketakutan. Dia berjalan gementar menuju dapur. Mulutnya terus terkatub. Dia tak berani membuka mulutnya.

“Makan pagiku sudah siap?” Suaminya Joko muncul.

Dia mengangguk.

“Baju kerjaku sudah disetrika? Sepatuku sudah disemir?”

Dia mengangguk.

“Ambilkan koranku!”

Lastri melangkah ke ruang tamu, lalu … Lanjutkan membaca…