Nenek Azizah

oleh Adib La Tahzan T: @TdmAdib | IG: @Adiblatahzan Setelah pulang dari rumah sakit, nenek Azizah sebegitu riang, karena teman-temannya Amanda sering main ke rumah Amanda. Bahkan ada rencana untuk memindahkan pengontrolan aplikasi close ke rumah Amanda, sekalian untuk merawat nenek Azizah. Namun rencana itu diurungkan Angga, karena takut kalau justru membuat nenek Azizah merasa terganggu. Akhirnya mereka bergantian untuk menjaga nenek Azizah di rumah Amanda. “Hari ini giliran siapa yang ke rumah Amanda?” tanya Angga kepada teman-temannya.“Biar gue saja,” jawab Anita. Anita pun pulang bersama Amanda menuju rumah Amanda. Sementara itu Angga, Anam, dan Ahmad menuju indekosnya Angga untuk mengontrol aplikasi close. Beberapa menit kemudian Amanda sudah sampai rumah, dan langsung mencari neneknya. Amanda sangat menyayangi neneknya, karena sejak kecil dia sering ditinggal orang tuanya ke luar negeri. Hal itu membuat Amanda sangat takut kehilangan nenek Azizah.“Nenek ada di belakang, Non,” kata Bik Atun. Amanda langsung menuju belakang rumah, dan mempersilakan Anita untuk ke kamar mandi lebih dulu. Namun Anita lebih memilih untuk ikut ke belakang rumah, mereka berdua menemui nenek Azizah di belakang rumah.“Nek, Manda sudah pulang,” kata Amanda sambil memeluk sang nenek.Secara mengejutkan nenek Azizah berkata, “Nak, baik-baik ya. Jaga diri baik-baik kalau nenek sudah tidak ada.” Air mata Amanda langsung jatuh berderai. Anita pun ikut menangis.“Nenek titip Amanda ya, Nak,” kata Nenek Azizah kepada Anita.“Nek, jangan bilang seperti itu. Manda enggak mau Nenek pergi,” kata Amanda di tengah tangisnya. “Semua yang memiliki awal, pasti memiliki akhir. Dan semua yang hidup, pasti ada yang namanya kematian. Tolong Ikhlaskan nenek,” titah sang nenek. Amanda hanya bisa memeluk nenek Azizah sambil terus menangis tiada henti. Sementara itu Anita menghubungi ketiga temannya tadi. Ketiga temannya pun langsung meluncur ke rumah Amanda. Namun, tidak lama kemudian nenek Azizah mengembuskan napas terakhirnya tepat di pelukan Amanda. Amanda sangat syok, bahkan untuk menelepon orang tuanya saja tidak kuat, telepon yang sudah tersambung langsung diambil Anita, Anita sambil menangis memberi tahu orang tua Amanda bahwa nenek Azizah meninggal dunia. Namun, orang tua Amanda malah menyerahkan semuanya kepada Anita, mereka bilang kalau baru bisa pulang ke Indonesia satu minggu ke depan.Anita hanya menghela napas, dan menyuruh Angga untuk mengurus mayat nenek Azizah. Angga pun mengurus pemakaman nenek Azizah bersama Anam dan Ahmad.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *